Ibu Lima Anak Lulus Magister Dengan IPK Nyaris Sempurna di Universitas Moestopo

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, sumatraterkini.id- Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh seorang ibu yang berhasil meraih gelar Magister Administrasi Publik di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Pada Selasa, 10 Maret 2026, di Kampus I Universitas Moestopo Jakarta, Faradillah Achmad T.D., S.Gz., M.A.P. resmi dinyatakan lulus setelah mengikuti Sidang Yudisium Program Magister Administrasi Publik.

Faradillah dikenal sebagai sosok inspiratif. Ibu yang memiliki lima orang anak ini lahir di Ujung Pandang, Makassar. Di tengah berbagai tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja, ia tetap bertekad melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister.

Perjalanan meraih gelar tersebut tidaklah mudah. Selain mengurus kelima anaknya, Faradillah juga menjalankan profesinya sebagai ahli gizi di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. Meski disibukkan dengan tanggung jawab keluarga dan pekerjaan, semangatnya untuk terus belajar dan menyelesaikan pendidikan tidak pernah surut.

Dalam studi magisternya, Faradillah mengangkat penelitian berjudul “Pengaruh Kebijakan Pelatihan Kewirausahaan dan Teknologi Digital terhadap Inovasi UMKM di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.” Penelitian tersebut menyoroti pentingnya kebijakan pelatihan kewirausahaan serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendorong inovasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Berkat kerja keras dan dedikasinya, Faradillah berhasil menyelesaikan Program Magister Administrasi Publik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93. Capaian tersebut menjadi prestasi yang membanggakan, mengingat ia harus membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan pendidikan.

Faradillah berharap ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan magister dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara. Ia juga ingin menjadikan keberhasilannya sebagai motivasi bagi anak-anaknya untuk selalu bekerja keras, pantang menyerah, dan berani mengejar cita-cita.

Kisah perjuangan Faradillah menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu dan tanggung jawab keluarga bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi dan mewujudkan impian. Semangat serta ketekunannya diharapkan dapat menginspirasi banyak orang, khususnya para ibu, untuk terus berjuang meraih masa depan melalui pendidikan. (**)

Berita Terkait

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Digelar di Kabupaten Langkat untuk Sambut HUT RI ke-81 Tahun
Macan Kumbang Masuk Kampung, BKSDA dan Taman Safari Turun Tangani Satwa
Semarakkan Hari Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako
Ketum PNPI Syamsul Rizal Berikan Apresiasi Tinggi Kepada Menkopolkam
Tim Gabungan TNI-Polri Cek Lokasi Jalan Rukam, Adi: Tidak Ada Aktifitas Judi
Terpilih secara Aklamasi, Rivay Bakkara Pimpin Periode ke-2 SMSI Siantar-Simalungun
Bukan Sekadar Kejar Aset, Pendiri Beranda Ruang Diskusi Ungkap Kunci Penyelesaian
Kasus Jayapura Jadi Alarm, BGN Bakal Pasang Label Batas Waktu Konsumsi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Digelar di Kabupaten Langkat untuk Sambut HUT RI ke-81 Tahun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:05

Macan Kumbang Masuk Kampung, BKSDA dan Taman Safari Turun Tangani Satwa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:35

Semarakkan Hari Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:06

Tim Gabungan TNI-Polri Cek Lokasi Jalan Rukam, Adi: Tidak Ada Aktifitas Judi

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:48

Terpilih secara Aklamasi, Rivay Bakkara Pimpin Periode ke-2 SMSI Siantar-Simalungun

Berita Terbaru