Ini Kata Gubernur NTT di Hadapan 464 Wisudawan

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, sumatraterkini.id-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri prosesi wisuda ke-71 Universitas Kristen Artha Wacana pada Selasa, 31 Maret 2026. Dalam momentum akademik tersebut, ia menyampaikan pesan strategis kepada para lulusan agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompetitif.

Di hadapan 464 wisudawan, Gubernur menekankan pentingnya keberanian generasi muda dalam mengambil risiko serta membangun kemandirian melalui kewirausahaan. Menurutnya, pola pikir yang terlalu bergantung pada ketersediaan lapangan kerja harus mulai ditinggalkan dan digantikan dengan semangat inovasi serta kreativitas dalam menciptakan peluang baru.

“Menjadi pencari kerja itu baik, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya pilihan. Lulusan harus mampu melihat peluang dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Gubernur menggarisbawahi bahwa Nusa Tenggara Timur memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, namun belum sepenuhnya dioptimalkan. Oleh karena itu, peran generasi muda dinilai sangat krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ia mengajak para lulusan untuk terlibat aktif dalam pengembangan usaha berbasis daerah, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, termasuk fasilitasi akses pembiayaan serta penguatan program seperti NTT Mart, OVOP (One Village One Product), OCOP, dan OSOP.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tantangan baru di dunia nyata. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan sosial dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Dunia di luar kampus menuntut kesiapan mental, inovasi, dan integritas. Lulusan harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar bagian dari masalah,” ujarnya.

Dengan demikian, pesan utama yang disampaikan menegaskan pentingnya transformasi pola pikir generasi muda, dari sekadar job seeker menjadi job creator. Langkah ini dinilai menjadi kunci dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah serta mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur. (**)

Berita Terkait

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh
Dugaan Pemberian Izin oleh Oknum (F) Atas Klub lari, Ini Kata Aliansi Aktivis Kota (AKTA) !
PEKOMSI 2026 Hadirkan Semangat Gotong Royong di Desa Gongsol
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila
Hari Lahir Pancasila dan Keterbukaan Informasi Kurban Pemerintah Prabowo-Gibran
GEKIRA Luruskan Hoaks Sapi Kurban Hingga Isu Biaya Kunjungan Negara ke Paris
Hari Lahir Pancasila, Satgas Teritorial Koops TNI Habema Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak-Anak Papua
Simbol Titik Nol Pers Digital Nasional, Kawasan Monumen SMSI di Alun-Alun Cilegon Dipercantik

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:32

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:21

Dugaan Pemberian Izin oleh Oknum (F) Atas Klub lari, Ini Kata Aliansi Aktivis Kota (AKTA) !

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:16

PEKOMSI 2026 Hadirkan Semangat Gotong Royong di Desa Gongsol

Senin, 1 Juni 2026 - 22:39

Hari Lahir Pancasila dan Keterbukaan Informasi Kurban Pemerintah Prabowo-Gibran

Senin, 1 Juni 2026 - 22:34

GEKIRA Luruskan Hoaks Sapi Kurban Hingga Isu Biaya Kunjungan Negara ke Paris

Berita Terbaru