Jaksa Agung Tekankan Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kunjungan di Kejati Papua

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua, sumatraterkini.id- Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menegaskan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan sebagai kunci untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Papua. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja ke wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, Selasa (31/3/2026).

Dalam arahannya, Burhanuddin menyoroti besarnya potensi kekayaan alam Papua, mulai dari sumber daya mineral hingga hasil laut, yang harus dikelola secara legal dan dilindungi melalui penegakan hukum yang tegas.

“Penegakan hukum yang kuat menjadi fondasi untuk memastikan kekayaan alam Papua benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat adat dan kemakmuran nasional,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja jajaran kejaksaan di Papua yang dinilai telah menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, Kejaksaan disebut berkomitmen menjalankan agenda prioritas nasional, termasuk reformasi hukum, pemberantasan korupsi, dan penanganan narkotika. Burhanuddin menginstruksikan seluruh jajaran untuk menginternalisasi Rencana Strategis Kejaksaan 2025–2029 guna mewujudkan penegakan hukum yang humanis, modern, dan berkeadilan.

Di bidang internal, ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui kinerja nyata. Sistem meritokrasi yang telah diterapkan juga diharapkan mampu menutup celah praktik penyalahgunaan jabatan.

Sementara itu, pada bidang intelijen, Kejaksaan diminta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan, sekaligus mengawal 38 Proyek Strategis Nasional di Papua dengan nilai sekitar Rp3,7 triliun. Kejaksaan juga terlibat dalam sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Jaksa Mandiri Pangan, pendampingan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pengawasan ratusan koperasi desa.

Burhanuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas aparatur, termasuk menghindari perilaku pamer kekayaan (flexing) yang dapat merusak citra institusi.

Dalam penanganan tindak pidana umum, Jaksa Agung mendorong penerapan keadilan restoratif yang selaras dengan kearifan lokal masyarakat Papua yang mengedepankan penyelesaian secara adat. Namun demikian, ia mencatat masih adanya kendala seperti minimnya fasilitas rehabilitasi serta tunggakan eksekusi perkara. (**)

Berita Terkait

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Digelar di Kabupaten Langkat untuk Sambut HUT RI ke-81 Tahun
Macan Kumbang Masuk Kampung, BKSDA dan Taman Safari Turun Tangani Satwa
Semarakkan Hari Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako
Ketum PNPI Syamsul Rizal Berikan Apresiasi Tinggi Kepada Menkopolkam
Tim Gabungan TNI-Polri Cek Lokasi Jalan Rukam, Adi: Tidak Ada Aktifitas Judi
Terpilih secara Aklamasi, Rivay Bakkara Pimpin Periode ke-2 SMSI Siantar-Simalungun
Bukan Sekadar Kejar Aset, Pendiri Beranda Ruang Diskusi Ungkap Kunci Penyelesaian
Kasus Jayapura Jadi Alarm, BGN Bakal Pasang Label Batas Waktu Konsumsi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Digelar di Kabupaten Langkat untuk Sambut HUT RI ke-81 Tahun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:05

Macan Kumbang Masuk Kampung, BKSDA dan Taman Safari Turun Tangani Satwa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:35

Semarakkan Hari Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:06

Tim Gabungan TNI-Polri Cek Lokasi Jalan Rukam, Adi: Tidak Ada Aktifitas Judi

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:48

Terpilih secara Aklamasi, Rivay Bakkara Pimpin Periode ke-2 SMSI Siantar-Simalungun

Berita Terbaru