Menkop Ferry Juliantono Tegaskan Kemitraan Swasta dan Koperasi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, sumatraterkini.id- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tanah air tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja.

Ferry menekankan pentingnya esensi kemitraan strategis antara sektor swasta dan koperasi untuk saling bekerja sama melengkapi kekuatan serta sumber daya.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan resmi pada agenda Indonesia Strategic Alliance Evening 2026 di Jakarta pada Selasa (9/6/2026) malam.

Forum tingkat tinggi tersebut diselenggarakan atas kolaborasi strategis RMN Rantai Makanan Sejahtera, Kadin Indonesia, serta pihak EA GreenX.

Agenda ini diproyeksikan sebagai momentum berharga untuk mempererat kemitraan sekaligus mendorong kolaborasi investasi yang berdampak nyata bagi pembangunan nasional.

Menkop menilai sektor swasta berkontribusi besar pada aspek inovasi, investasi, dan konektivitas pasar, sedangkan koperasi memberi ruang inklusi bagi masyarakat.

Sejumlah tokoh penting terpantau turut menghadiri forum tersebut, termasuk delegasi investor global asal Timur Tengah, pimpinan Kadin, perwakilan militer, hingga kepala daerah.

Struktur KDKMP dan Fondasi Ekonomi Pedesaan
Ferry menjelaskan bahwa koperasi merupakan instrumen ekonomi kuat yang mampu menghubungkan kepentingan dunia usaha dengan hajat hidup masyarakat luas.

Di tengah pencarian model pembangunan global yang lebih inklusif, koperasi menawarkan pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama ekonomi.

Sebagai implementasi nyata dari kebijakan tersebut, pemerintah kini gencar mengembangkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hingga pertengahan tahun ini, tercatat sebanyak 83.000 badan hukum KDKMP telah resmi terbentuk dan tersebar di seluruh Indonesia.

Program nasional ini lahir dari keyakinan bahwa struktur ekonomi nasional tidak akan kokoh tanpa adanya fondasi ekonomi yang kuat di tingkat desa.

KDKMP sengaja dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi terpadu yang mengintegrasikan berbagai layanan usaha sesuai karakteristik potensi di wilayah masing-masing.

Melalui skema tersebut, pemerintah optimistis mampu menghadirkan akses ekonomi yang lebih dekat sekaligus menciptakan nilai tambah yang besar di daerah.

Kemandirian Energi Hijau dan Aliansi Global Berkelanjutan
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kerja Sama Investasi dengan Pemerintah Daerah, Zulnahar Usman, menyatakan dukungan penuh terhadap akselerasi ekonomi daerah ini.

Zulnahar memaparkan salah satu program kemitraan yang sedang berjalan yakni kerja sama PT Energi Absolute Green X Indonesia dengan Kementerian Koperasi.

Sinergi berkelanjutan tersebut secara khusus membidik sektor kemandirian energi di wilayah pedesaan dan kelurahan di seluruh penjuru nusantara.

Pihak Kadin membayangkan setiap koperasi ke depan akan bertransformasi menjadi pusat produktivitas yang didukung oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Melalui semangat kolaborasi global, aliansi bertajuk Strategic Alliance for Indonesia Sustainable Future ini diharapkan mampu menghubungkan modal serta teknologi.

Sementara itu, Executive Chairman EA GreenX, Justin Joel Lim, memuji komitmen pemerintah Indonesia dalam mempercepat infrastruktur dan menarik investasi.

Justin menegaskan bahwa pencapaian transformasi ekonomi terbesar dalam sejarah selalu lahir dari kemitraan yang dibangun di atas visi bersama dan kepercayaan. (**)

Berita Terkait

8 Anggota OPM Kembali ke NKRI di Kiwirok, Serahkan Senjata dan Ikrar Setia
Marsda TNI Budhi Achmadi, M. Sc: Ekonomi Pertahanan Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Nasional
Jusuf Kalla Ingatkan Ancaman Krisis Ekonomi, Soroti Kepercayaan Pasar hingga Efisiensi Anggaran
Di Tengah Tantangan Energi, PHM Sukses Operasikan Platform
Dukung Akselerasi Infrastruktur Papua, TNI AD Bangun 6 Jembatan Garuda di Tiga Distrik
Warning ‘Institutional Blindness’, Samuel F Silaen Sebut Penegak Hukum Telah Tersandera
Gandeng Insan Pers, Puspen TNI Bedah Peran Yon TP hingga Program Koperasi Merah Putih
Dukung Trail of The Kings, Bumdesma Marsada Tahi Pimpin Aksi Bersih-bersih di Kawasan Pangururan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:04

8 Anggota OPM Kembali ke NKRI di Kiwirok, Serahkan Senjata dan Ikrar Setia

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:41

Marsda TNI Budhi Achmadi, M. Sc: Ekonomi Pertahanan Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:35

Jusuf Kalla Ingatkan Ancaman Krisis Ekonomi, Soroti Kepercayaan Pasar hingga Efisiensi Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:32

Di Tengah Tantangan Energi, PHM Sukses Operasikan Platform

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:28

Menkop Ferry Juliantono Tegaskan Kemitraan Swasta dan Koperasi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru