Bagaimana PHKT Menambah Hampir 1.900 Barel Minyak per Hari dari Lapangan Sejadi?

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, sumatraterkini.id-Upaya meningkatkan produksi minyak nasional kembali menunjukkan hasil positif. PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) berhasil menambah produksi hampir 1.900 barel minyak per hari (BOPD) dari pengembangan Lapangan Sejadi di perairan Kalimantan Timur, sebuah pencapaian yang dinilai penting dalam mendukung ketahanan energi nasional di tengah tantangan penurunan produksi lapangan migas yang telah lama beroperasi.

Tambahan produksi tersebut berasal dari dua sumur pengembangan, yakni Sumur Sejadi SJ-6 dan Sumur Sejadi SJ-4RD1, yang mulai memberikan kontribusi produksi pada 12 Juni 2026. Berdasarkan hasil uji produksi (well testing), kedua sumur tersebut menghasilkan tambahan minyak sebesar 1.865 BOPD.

Sumur SJ-6 mencatat produksi bersih 942 BOPD, sedangkan Sumur SJ-4RD1 menghasilkan 923 BOPD serta tambahan gas sebesar 0,853 MMSCFD.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa lapangan migas eksisting masih menyimpan potensi besar untuk dioptimalkan melalui strategi pengembangan yang tepat, pemanfaatan teknologi pengeboran modern, serta pemahaman karakteristik bawah permukaan yang lebih mendalam.

Selain menghasilkan tambahan produksi yang signifikan, PHKT juga berhasil menyelesaikan pengeboran kedua sumur lebih cepat dari target yang ditetapkan serta dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan anggaran awal proyek.

Pengembangan Lapangan Sejadi dilakukan melalui pendekatan infill drilling dan step-out development yang didukung kajian subsurface secara komprehensif. Untuk menunjang operasional dan pengembangan lapangan ke depan, PHKT juga melakukan perluasan fasilitas melalui program deck extension pada platform Sejadi.

Penambahan area platform tersebut memungkinkan peningkatan kapasitas fasilitas produksi sekaligus membuka peluang pengembangan sumur-sumur baru di masa mendatang.

General Manager Zona 10 PHKT, Darmapala, mengatakan keberhasilan ini menunjukkan bahwa pengelolaan aset migas yang tepat masih mampu menghasilkan pertumbuhan produksi yang berkelanjutan.

“Keberhasilan di Sejadi menjadi hasil nyata dari kolaborasi, inovasi, dan operational excellence yang terus kami bangun untuk menghadirkan kinerja terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Darmapala.

Menurutnya, keberhasilan tersebut sekaligus membuktikan bahwa lapangan migas yang telah lama berproduksi tetap memiliki nilai strategis apabila dikembangkan melalui pendekatan yang selektif dan berbasis data.

Di balik pencapaian tersebut, terdapat sinergi lintas fungsi yang melibatkan tim subsurface, drilling and well intervention, project, hingga tim operasi lapangan yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai target.

Keberhasilan pengembangan Lapangan Sejadi juga mendapat apresiasi dari SKK Migas karena dinilai memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi minyak nasional.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Hariyanto Syafrie, menilai tambahan produksi dari Lapangan Sejadi menunjukkan bahwa optimalisasi lapangan eksisting masih menjadi salah satu strategi efektif dalam menjaga pasokan energi nasional.

“Tambahan produksi ini memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian target produksi minyak nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia,” kata Hariyanto.

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kombinasi penerapan teknologi yang tepat, pemahaman geologi dan reservoir yang komprehensif, serta pelaksanaan operasi yang efektif dan efisien.

Ke depan, SKK Migas akan terus mendorong percepatan pengembangan lapangan migas melalui sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), dan seluruh pemangku kepentingan.

Keberhasilan Lapangan Sejadi diharapkan menjadi model pengembangan lapangan migas eksisting lainnya di Indonesia, terutama dalam upaya mengoptimalkan cadangan yang masih tersedia guna meningkatkan produksi nasional dan mendukung agenda ketahanan energi jangka panjang. (**)

Berita Terkait

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Digelar di Kabupaten Langkat untuk Sambut HUT RI ke-81 Tahun
Macan Kumbang Masuk Kampung, BKSDA dan Taman Safari Turun Tangani Satwa
Semarakkan Hari Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako
Ketum PNPI Syamsul Rizal Berikan Apresiasi Tinggi Kepada Menkopolkam
Tim Gabungan TNI-Polri Cek Lokasi Jalan Rukam, Adi: Tidak Ada Aktifitas Judi
Terpilih secara Aklamasi, Rivay Bakkara Pimpin Periode ke-2 SMSI Siantar-Simalungun
Bukan Sekadar Kejar Aset, Pendiri Beranda Ruang Diskusi Ungkap Kunci Penyelesaian
Kasus Jayapura Jadi Alarm, BGN Bakal Pasang Label Batas Waktu Konsumsi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Digelar di Kabupaten Langkat untuk Sambut HUT RI ke-81 Tahun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:05

Macan Kumbang Masuk Kampung, BKSDA dan Taman Safari Turun Tangani Satwa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:35

Semarakkan Hari Kemerdekaan, Lembaga Pemasyarakatan Bandar Lampung Bersama Kepala Kantor Wilayah Bagikan Sembako

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:06

Tim Gabungan TNI-Polri Cek Lokasi Jalan Rukam, Adi: Tidak Ada Aktifitas Judi

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:48

Terpilih secara Aklamasi, Rivay Bakkara Pimpin Periode ke-2 SMSI Siantar-Simalungun

Berita Terbaru